Wednesday, July 23, 2008

Janji Suci 20-07-2008

Alhamdulillahhirabbil aalamiin...

Pada hari minggu 20 Juli 2008 kemarin, akhirnya perjalanan panjang gue sama Ippen menemui titik terang. Titik yang kelak bakal menjadi awal bagi episode baru kehidupan kami selanjutnya dalam menapaki hari-hari bersama.

Dimana gue sama Ippen nggak lagi tinggal terpisah, nggak lagi hanya mikirin diri sendiri, nggak lagi merasa bingung sama status hubungan ini (skarang kan udah sah, masing2 punya buku kecil yang nggak diperjual belikan di toko buku manapun, hehe!)

Well, semua itu dimulai sejak pertengahan tahun 2007 yang lalu. Saat qta sama2 ngerasa kalo pacaran itu udah gak cihuy! Karena secara hukum Islam juga kan emang gak ada istilah pacaran, jadi rasanya tiap hari tuh nambah dosaaaa aja... Huufffhh...

Melalui obrolan serius, akhirnya niat menikah pun terucap. Gue sama Ippen pun mulai mempersiapkan semuanya sedikit demi sedikit (terutama mempersiapkan mental yang ternyata nggak bisa dicicil ;) )

Mulai dari ngobrolin hal ini di forum keluarga, menjaga supaya hubungan long distance (Bandung-Jakarta) ini tetap fun dan nggak bikin BT (even, yes it's a bit hard, babe!) sambil terus konsentrasi sama urusan masing-masing. Ippen dengan kantornya, sementara gue masih sama skripsi...

Seperti sebagian besar pasangan lainnya, hubungan gue sama Ippen juga gak mulus. Adaaaa aja hambatan n rintangan di tengah perjalanan ini. Untuk itu, cukup qta berdua aja yang tau yaah... Intinya sih, kami akhirnya bersyukur bisa melewati semuanya :) Dan rasanya, hal-hal tersebut justru bikin kami makin kuat, meski awalnya penuh nangis, hehe!

Dan...taraaa!!!

Sampailah gue dan Ippen pada hari Minggu 20-07-2008...

Di tengah keluarga dan beberapa sahabat terdekat, janji suci itu terucap. Setelah malam yang penuh rasa khawatir sampai bikin gak bisa tidur, akhirnya airmata gue tumpah saat Ippen selesai melafalkan akad nikah dengan lancar (katanya sih sehari sebelumnya dia ngafalin nama lengkap gue, takut salah sebut, hehe!)

Berasa jadi artis deh, detik-detik itu semua kamera dan handycam mengarah pada kami. Mulas yang terasa dari subuh, mendadak pamit. Lega...Lemes...yaaah gitu deh rasanya campur2!!

Syukuran sederhana yang digelar di Bogor, rasanya bikin kami lebih dekat dengan keluarga besar. Khususnya buat gue, semakin bersyukur bahwa gue ternyata hadir di tengah keluarga yang begitu mencintai gue! Terimakasih yaa Allah :)

Gue tau, menjalani sebuah biduk rumah tangga itu enggak gampang. Maka dari itu, bagi siapa pun yang baca postingan gue kali ini, mohon doanya yaa buat keluarga kecil yang baru aja kami bentuk...

Wish Allah bless our little step always, amin :)

No comments: